Cara Mengatasi DNS Server Not Responding di Windows dengan Mudah dan Cepat

Juni 23, 2026

DNS Server Not Responding sering membuat internet tidak bisa digunakan meski jaringan terhubung. Simak penyebab dan cara mengatasi DNS Server Not Responding di Windows secara lengkap.

Saat menggunakan internet di komputer atau laptop Windows, sebagian pengguna pernah menemukan pesan error “DNS Server Not Responding”. Masalah ini cukup umum terjadi dan sering membuat pengguna tidak dapat membuka website meskipun perangkat terlihat masih terhubung ke jaringan internet.

Bagi pengguna yang belum memahami cara kerja jaringan, pesan tersebut mungkin terasa membingungkan. Padahal, dalam banyak kasus, masalah DNS dapat diatasi sendiri tanpa perlu bantuan teknisi. Dengan mengetahui penyebab dan solusi yang tepat, koneksi internet biasanya dapat kembali normal hanya dalam beberapa menit.

Artikel ini akan membahas secara lengkap apa itu DNS Server Not Responding, penyebab munculnya error tersebut, serta berbagai cara efektif untuk mengatasinya di Windows 10 maupun Windows 11.

Apa Itu DNS Server Not Responding?

DNS atau Domain Name System merupakan sistem yang berfungsi menerjemahkan nama domain menjadi alamat IP yang dapat dipahami oleh perangkat jaringan.

Sebagai contoh, ketika Anda mengetik alamat sebuah website di browser, komputer tidak langsung memahami nama domain tersebut. DNS akan menerjemahkannya menjadi alamat IP server tujuan sehingga halaman web dapat dimuat dengan benar.

Ketika muncul pesan “DNS Server Not Responding”, artinya komputer gagal berkomunikasi dengan server DNS yang digunakan. Akibatnya, browser tidak dapat menemukan alamat situs yang ingin diakses meskipun koneksi jaringan masih aktif.

Tanda-Tanda DNS Bermasalah

Masalah DNS biasanya memiliki beberapa gejala yang mudah dikenali, seperti:

  • Website tidak dapat dibuka.
  • Muncul pesan DNS Server Not Responding.
  • Browser menampilkan pesan “This site can’t be reached”.
  • Aplikasi online gagal terhubung ke server.
  • Internet terlihat tersambung tetapi halaman web tidak bisa dimuat.
  • Beberapa situs dapat diakses sementara yang lain tidak.

Jika mengalami kondisi tersebut, kemungkinan besar masalah berasal dari konfigurasi DNS atau server DNS yang sedang digunakan.

Penyebab DNS Server Not Responding

Gangguan pada Server DNS Provider

Penyebab paling umum adalah server DNS milik penyedia layanan internet sedang mengalami gangguan atau pemeliharaan.

Ketika hal ini terjadi, perangkat tidak dapat menerjemahkan nama domain sehingga akses internet menjadi terganggu.

Konfigurasi DNS Salah

Pengaturan DNS yang tidak sesuai dapat menyebabkan komputer gagal menghubungi server DNS.

Kesalahan ini sering terjadi setelah pengguna melakukan perubahan jaringan secara manual.

Driver Network Adapter Bermasalah

Driver kartu jaringan yang usang atau rusak juga dapat mengganggu komunikasi antara perangkat dan server DNS.

Masalah ini cukup sering ditemukan setelah pembaruan sistem operasi Windows.

Firewall atau Antivirus Terlalu Ketat

Beberapa aplikasi keamanan dapat memblokir lalu lintas DNS secara tidak sengaja.

Akibatnya, komputer tidak mampu mengakses server DNS meskipun koneksi internet sebenarnya masih tersedia.

Cache DNS Rusak

Windows menyimpan cache DNS untuk mempercepat proses akses website yang sering dikunjungi.

Namun, cache yang rusak atau kedaluwarsa dapat menyebabkan berbagai error jaringan termasuk DNS Server Not Responding.

Cara Mengatasi DNS Server Not Responding

Restart Router dan Modem

Langkah pertama yang paling mudah adalah melakukan restart perangkat jaringan.

Caranya:

  1. Matikan modem dan router.
  2. Cabut adaptor listrik selama sekitar 30 detik.
  3. Nyalakan kembali modem.
  4. Tunggu hingga indikator internet stabil.
  5. Nyalakan router.

Sering kali masalah DNS dapat hilang setelah perangkat jaringan melakukan koneksi ulang ke server provider.

Restart Komputer

Terkadang masalah hanya terjadi pada sistem operasi Windows.

Melakukan restart dapat menyegarkan konfigurasi jaringan dan menghapus error sementara yang mengganggu koneksi DNS.

Membersihkan Cache DNS

Windows menyediakan perintah khusus untuk menghapus cache DNS.

Langkahnya:

  1. Buka Command Prompt sebagai Administrator.
  2. Ketik perintah berikut:

ipconfig /flushdns

  1. Tekan Enter.

Jika berhasil, akan muncul pesan bahwa cache DNS telah berhasil dibersihkan.

Metode ini sangat efektif untuk mengatasi data DNS yang rusak atau sudah tidak valid.

Mengganti DNS ke Google DNS

Jika DNS bawaan provider bermasalah, Anda dapat menggunakan DNS publik.

Google DNS merupakan salah satu pilihan yang paling populer.

Masukkan konfigurasi berikut:

Preferred DNS:

8.8.8.8

Alternate DNS:

8.8.4.4

Setelah mengganti DNS, coba akses kembali website yang sebelumnya gagal dibuka.

Menggunakan DNS Cloudflare

Alternatif lain yang cukup cepat dan stabil adalah Cloudflare DNS.

Konfigurasinya:

Preferred DNS:

1.1.1.1

Alternate DNS:

1.0.0.1

Banyak pengguna memilih Cloudflare karena memiliki performa yang baik dan waktu respons yang rendah.

Reset Konfigurasi TCP/IP

Masalah DNS terkadang berkaitan dengan konfigurasi jaringan Windows yang mengalami kerusakan.

Jalankan Command Prompt sebagai Administrator lalu masukkan perintah berikut:

netsh int ip reset

Setelah proses selesai, restart komputer dan coba sambungkan kembali ke internet.

Nonaktifkan Antivirus Sementara

Beberapa program antivirus dapat memblokir akses DNS secara tidak sengaja.

Cobalah menonaktifkan antivirus sementara untuk memastikan apakah aplikasi tersebut menjadi penyebab masalah.

Jika koneksi kembali normal setelah antivirus dinonaktifkan, periksa pengaturan firewall atau fitur proteksi jaringan yang digunakan.

Update Driver Network Adapter

Driver jaringan yang tidak kompatibel dapat mengganggu koneksi internet.

Cara memperbarui driver:

  1. Klik kanan tombol Start.
  2. Pilih Device Manager.
  3. Buka Network Adapters.
  4. Klik kanan perangkat jaringan.
  5. Pilih Update Driver.

Setelah pembaruan selesai, restart komputer dan uji kembali koneksi internet.

Cara Mengetahui Apakah Masalah Berasal dari DNS

Ada beberapa cara sederhana untuk memastikan bahwa sumber masalah memang berasal dari DNS.

Coba Akses Menggunakan Alamat IP

Sebagai contoh, buka browser lalu ketik alamat IP langsung.

Jika website dapat diakses melalui IP tetapi gagal menggunakan nama domain, hampir dapat dipastikan masalah berasal dari DNS.

Gunakan Perangkat Lain

Hubungkan smartphone atau laptop lain ke jaringan yang sama.

Jika semua perangkat mengalami masalah serupa, kemungkinan server DNS atau jaringan provider sedang bermasalah.

Gunakan Perintah Ping

Buka Command Prompt lalu jalankan:

ping 8.8.8.8

Jika mendapatkan balasan, berarti koneksi internet masih aktif.

Selanjutnya coba:

ping google.com

Jika perintah kedua gagal sementara perintah pertama berhasil, maka masalah kemungkinan besar berada pada DNS.

Tips Mencegah Error DNS di Masa Mendatang

Agar masalah DNS tidak sering terjadi, lakukan beberapa langkah berikut:

  • Gunakan DNS publik yang stabil.
  • Perbarui Windows secara berkala.
  • Update firmware router jika tersedia.
  • Hindari menginstal aplikasi jaringan yang tidak diperlukan.
  • Bersihkan cache DNS secara berkala.
  • Pastikan driver network adapter selalu dalam kondisi terbaru.

Perawatan sederhana tersebut dapat membantu menjaga stabilitas koneksi internet dalam jangka panjang.

Kapan Harus Menghubungi Provider Internet?

Jika seluruh metode di atas sudah dicoba tetapi masalah tetap muncul, kemungkinan gangguan berasal dari jaringan provider.

Segera hubungi layanan pelanggan apabila:

  • Semua perangkat mengalami masalah yang sama.
  • DNS publik juga tidak berfungsi.
  • Koneksi internet sering terputus.
  • Lampu indikator modem menunjukkan gangguan jaringan.
  • Masalah berlangsung selama berjam-jam tanpa perubahan.

Petugas provider biasanya dapat memeriksa kondisi jaringan dari sisi server dan memberikan solusi yang sesuai.

Kesimpulan

DNS Server Not Responding merupakan salah satu masalah jaringan yang paling sering terjadi pada pengguna Windows. Error ini biasanya disebabkan oleh gangguan server DNS, konfigurasi jaringan yang salah, cache DNS yang rusak, atau masalah pada perangkat jaringan.

Untungnya, sebagian besar kasus dapat diselesaikan dengan langkah sederhana seperti membersihkan cache DNS, mengganti server DNS, me-restart router, atau melakukan reset konfigurasi jaringan. Dengan memahami penyebab dan cara mengatasinya, pengguna dapat mengembalikan koneksi internet ke kondisi normal tanpa harus selalu bergantung pada bantuan teknisi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *