Daftar Frekuensi TV Digital DVB-T2 di Jabodetabek dan Cara Mencarinya

Agustus 27, 2026

Daftar lengkap frekuensi TV digital DVB-T2 di Jabodetabek. Pelajari cara mencari channel TV digital dengan memasukkan frekuensi multipleks secara manual.

Wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi) merupakan kawasan dengan jumlah pengguna TV digital terbanyak di Indonesia. Sebagai wilayah yang menjadi pionir dalam migrasi TV analog ke digital, Jabodetabek memiliki cakupan multipleks yang paling lengkap dibandingkan daerah lainnya di Indonesia. Hampir semua operator multipleks utama menyiarkan siaran mereka di wilayah ini, sehingga pengguna di Jabodetabek bisa menikmati puluhan channel TV digital dengan kualitas yang baik.

Namun, untuk bisa menikmati semua channel tersebut, Anda perlu mengetahui frekuensi yang digunakan oleh setiap operator multipleks. Pengetahuan tentang frekuensi sangat berguna, terutama saat auto scan tidak menemukan semua channel yang seharusnya tersedia. Dengan melakukan manual scan menggunakan frekuensi yang tepat, Anda bisa memaksa STB atau TV digital Anda untuk mencari channel yang mungkin terlewat oleh auto scan.

Artikel ini akan menyajikan daftar lengkap frekuensi TV digital DVB-T2 di wilayah Jabodetabek berdasarkan data dari berbagai sumber terpercaya, serta panduan langkah demi langkah untuk melakukan manual scan pada berbagai jenis perangkat.

Mengapa Frekuensi TV Digital Penting untuk Diketahui?

Bagi pengguna TV digital, mengetahui frekuensi siaran di daerah Anda memiliki beberapa manfaat penting.

Membantu Manual Scan yang Tepat Sasaran

Saat auto scan gagal menemukan semua channel yang tersedia, manual scan menjadi solusi. Dengan memasukkan frekuensi secara spesifik, Anda bisa “memaksa” perangkat untuk mencari di frekuensi tersebut. Ini sangat berguna jika sinyal dari suatu multipleks lemah dan auto scan melewatkannya.

Memahami Perubahan Frekuensi

Frekuensi TV digital tidak bersifat permanen. Pemerintah dan operator multipleks terkadang melakukan penataan ulang frekuensi untuk meningkatkan efisiensi spektrum. Dengan mengetahui daftar frekuensi, Anda bisa mendeteksi jika ada perubahan dan menyesuaikan scan Anda.

Mengetahui Channel yang Tersedia

Setiap frekuensi multipleks berisi sekelompok channel tertentu. Dengan mengetahui frekuensi, Anda bisa memperkirakan channel apa saja yang seharusnya bisa Anda tonton di daerah Anda.

Daftar Frekuensi TV Digital DVB-T2 di Jabodetabek

Berdasarkan berbagai sumber, berikut adalah daftar frekuensi TV digital yang digunakan di wilayah Jabodetabek . Data ini merujuk pada siaran dengan standar DVB-T2 yang digunakan di Indonesia.

Frekuensi 498 MHz (Kanal 24 UHF)

Nama Channel Keterangan
SCTV Stasiun TV swasta nasional
Indosiar Stasiun TV swasta nasional
Kompas TV Stasiun TV berita nasional
Mentari TV Stasiun TV anak-anak
O Channel Stasiun TV lifestyle dan hiburan

Frekuensi ini dioperasikan oleh Surya Citra Media (SCM) dan berisi channel-channel andalan grup tersebut .

Frekuensi 530 MHz (Kanal 28 UHF)

Nama Channel Keterangan
RCTI Stasiun TV swasta nasional
MNCTV Stasiun TV hiburan dan budaya
GTV Stasiun TV hiburan
iNews Stasiun TV berita 24 jam

Frekuensi ini dioperasikan oleh MNC Media, grup media terbesar di Indonesia .

Frekuensi 554 MHz (Kanal 31 UHF)

Nama Channel Keterangan
Metro TV Stasiun TV berita nasional
MyTV Stasiun TV hiburan
JPNN Stasiun TV berita
BBSTV Stasiun TV lokal
UGTV Stasiun TV Universitas Gunadarma
Smile TV Stasiun TV Islami
Magna TV Stasiun TV hiburan

Frekuensi ini dioperasikan oleh Media Group dan beberapa stasiun TV lainnya .

Frekuensi 578 MHz (Kanal 34 UHF)

Nama Channel Keterangan
ANTV Stasiun TV hiburan nasional
TV One Stasiun TV berita nasional
JakTV Stasiun TV lokal Jakarta
SportOne Stasiun TV olahraga

Frekuensi ini dioperasikan oleh Emtek (Elang Mahkota Teknologi) .

Frekuensi 626 MHz (Kanal 40 UHF)

Nama Channel Keterangan
Trans TV Stasiun TV hiburan nasional
Trans 7 Stasiun TV hiburan dan olahraga
CNN Indonesia Stasiun TV berita internasional
CNBC Indonesia Stasiun TV berita bisnis

Frekuensi ini dioperasikan oleh Trans Media .

Frekuensi 650 MHz (Kanal 43 UHF)

Nama Channel Keterangan
TVRI Nasional Stasiun TV publik nasional
TVRI Sport Stasiun TV olahraga publik
TVRI World Stasiun TV berita internasional
TVRI Jakarta Stasiun TV publik lokal Jakarta
Nusantara TV Stasiun TV berita lokal
Inspira TV Stasiun TV Islami
Net TV Stasiun TV hiburan
Radar TV Stasiun TV berita lokal
Elshinta TV Stasiun TV berita
DAAI TV Stasiun TV Buddha
tMU Stasiun TV Muhammadiyah

Frekuensi ini dioperasikan oleh TVRI sebagai lembaga penyiaran publik, dengan kapasitas terbanyak karena menampung berbagai channel titipan dari stasiun TV lain yang belum memiliki multipleks sendiri .

Frekuensi Tambahan (Catatan Historis)

Berdasarkan data dari beberapa sumber, terdapat frekuensi tambahan yang mungkin masih digunakan di beberapa wilayah Jabodetabek :

Frekuensi Kanal Channel
562 MHz 32 UHF Magna Channel, UGTV, BBS TV Jakarta, BN TV, Metro TV (SD & HD), My TV, JawaPosTV
594 MHz 36 UHF Berita Satu, Berita Satu World
642 MHz 42 UHF Badar TV, DAAI TV, GramediaTV, Inspira TV, KompasTV, MITV, NTV, Opus TV, tvMU, TVRI3, TVRIJakarta, TVRINasional, TVRISport, TVT
658 MHz 44 UHF RCTI, MNCTV, GTV, iNews
690 MHz 48 UHF RTV-1, RTV-2, RTV-3, RTV-4

Catatan: Beberapa frekuensi di atas mungkin sudah tidak aktif atau telah berubah. Selalu gunakan informasi terbaru dari sumber resmi seperti aplikasi SinyalTVdigital.

Cara Melakukan Manual Scan dengan Frekuensi di Jabodetabek

Setelah mengetahui daftar frekuensi, Anda bisa melakukan manual scan untuk mencari channel-channel yang mungkin terlewat. Berikut panduan untuk berbagai jenis perangkat.

Manual Scan pada TV Samsung

Untuk TV Samsung dengan tuner DVB-T2 bawaan, ikuti langkah-langkah berikut :

  1. Tekan tombol Home pada remote, lalu pilih Settings.

  2. Navigasi ke All Settings.

  3. Pilih Broadcasting, lalu Expert Settings.

  4. Pilih Manual Scan.

  5. Pilih Digital Channel Tuning.

  6. Masukkan nomor kanal atau frekuensi yang ingin dicari.

  7. Pilih Search dan tunggu hingga proses selesai.

Catatan Penting: Menu Broadcasting hanya tersedia jika sumber TV diatur ke siaran langsung (Live TV), bukan ke sumber HDMI atau input lainnya. Jika menu Broadcasting tidak muncul, pastikan antena terhubung dengan benar .

Manual Scan pada TV Sony (Android TV/Google TV)

Untuk TV Sony dengan sistem Android TV atau Google TV, ikuti langkah-langkah berikut :

  1. Tekan tombol Home pada remote, lalu pilih Settings.

  2. Pilih Channels & Inputs → Channels → Channel setup.

  3. Pilih Auto tuning → Digital → Next.

Untuk manual scan spesifik, cari opsi Digital manual tuning atau Manual scan di dalam menu Channel setup. Beberapa model Sony memiliki opsi Add Digital Channels yang berfungsi menambah channel baru tanpa menghapus daftar saluran yang sudah ada .

Manual Scan pada STB (Set Top Box)

Untuk STB yang terhubung ke TV analog, langkah-langkahnya umumnya sebagai berikut :

  1. Pastikan STB dan TV menyala, dengan sumber input TV diatur ke HDMI atau AV yang sesuai.

  2. Tekan tombol Menu atau Settings pada remote STB.

  3. Cari menu Pencarian Saluran atau Channel Scan.

  4. Pilih opsi Manual ScanPencarian Manual, atau Manual Tuning.

  5. Masukkan frekuensi yang ingin dicari (misalnya 626 MHz untuk Trans Media).

  6. Mulai pencarian dan tunggu hingga selesai.

  7. Ulangi untuk setiap frekuensi yang ingin Anda cari.

Tips Melakukan Manual Scan

  1. Pastikan Antena Terarah dengan Baik: Manual scan hanya akan berhasil jika sinyal dari frekuensi yang dicari cukup kuat untuk diterima. Pastikan antena Anda diarahkan ke pemancar terdekat .

  2. Gunakan Informasi Frekuensi Terbaru: Frekuensi dapat berubah sewaktu-waktu. Gunakan aplikasi SinyalTVdigital untuk mendapatkan informasi terkini.

  3. Periksa Koneksi Kabel: Kabel antena yang longgar atau rusak dapat menyebabkan manual scan gagal menemukan channel .

  4. Mode Pemakaian TV: Pastikan TV tidak dalam mode Retail/Demo, karena mode ini akan menghapus pengaturan saluran setelah beberapa menit .

Perbedaan Frekuensi di Berbagai Wilayah Jabodetabek

Meskipun secara umum frekuensi di Jabodetabek relatif seragam, perlu dicatat bahwa kekuatan sinyal dari setiap frekuensi dapat berbeda di setiap lokasi. Faktor geografis seperti jarak dari pemancar dan halangan fisik (gedung, bukit) mempengaruhi kualitas sinyal.

Misalnya, pemancar untuk sebagian besar multipleks di Jabodetabek terletak di area Jakarta Pusat atau Jakarta Selatan. Pengguna di Bekasi atau Bogor yang lebih jauh mungkin mengalami sinyal yang lebih lemah dibandingkan pengguna di Jakarta Pusat. Dalam kasus seperti ini, manual scan dengan memasukkan frekuensi yang lemah bisa menjadi cara untuk “memaksa” STB mencari channel yang mungkin terlewat oleh auto scan.

Kesimpulan

Mengetahui daftar frekuensi TV digital DVB-T2 di Jabodetabek adalah langkah penting untuk memaksimalkan pengalaman menonton TV digital. Dengan frekuensi yang tepat, Anda dapat melakukan manual scan untuk menambahkan channel yang mungkin terlewat oleh auto scan, atau mencari channel dari multipleks tertentu yang belum terdeteksi.

Wilayah Jabodetabek memiliki cakupan multipleks paling lengkap di Indonesia, dengan frekuensi utama meliputi 498 MHz (SCTV, Indosiar, dll.), 530 MHz (RCTI, GTV, dll.), 554 MHz (Metro TV, dll.), 578 MHz (ANTV, TV One, dll.), 626 MHz (Trans TV, Trans 7, dll.), dan 650 MHz (TVRI dan berbagai channel lainnya) .

Gunakan panduan manual scan di atas untuk mencari channel-channel yang mungkin belum Anda dapatkan. Jangan lupa untuk selalu menggunakan informasi frekuensi terbaru dari aplikasi SinyalTVdigital atau sumber terpercaya lainnya, karena frekuensi dapat berubah sewaktu-waktu. Dengan pemahaman yang tepat tentang frekuensi dan cara mencarinya, Anda dapat menikmati seluruh siaran TV digital yang tersedia di wilayah Jabodetabek.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *