Mengenal DNS over HTTPS (DoH): Teknologi yang Membuat Aktivitas Internet Lebih Aman dan Privat

Juni 18, 2026

DNS over HTTPS atau DoH menjadi teknologi penting untuk meningkatkan privasi dan keamanan saat berselancar di internet. Pelajari cara kerja, kelebihan, kekurangan, dan cara mengaktifkannya.

Saat membuka sebuah website, sebagian besar pengguna hanya mengetik alamat situs pada browser lalu menekan tombol Enter. Dalam hitungan detik, halaman yang diinginkan langsung muncul di layar. Proses tersebut terlihat sederhana, tetapi sebenarnya terdapat berbagai teknologi yang bekerja di belakang layar untuk memastikan koneksi berjalan dengan baik.

Salah satu komponen penting yang sering terlupakan adalah DNS atau Domain Name System. Teknologi ini berfungsi menerjemahkan nama domain seperti google.com menjadi alamat IP yang dapat dipahami oleh perangkat jaringan.

Masalahnya, sistem DNS tradisional memiliki kelemahan dari sisi keamanan dan privasi. Permintaan DNS biasanya dikirim tanpa enkripsi sehingga berpotensi disadap, dimonitor, atau bahkan dimanipulasi oleh pihak tertentu.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, lahirlah teknologi DNS over HTTPS atau yang dikenal dengan singkatan DoH. Teknologi ini semakin populer dan telah didukung oleh berbagai browser modern, sistem operasi, serta penyedia layanan DNS di seluruh dunia.

Lalu apa sebenarnya DNS over HTTPS, bagaimana cara kerjanya, dan mengapa teknologi ini dianggap penting bagi pengguna internet modern?

Apa Itu DNS over HTTPS?

DNS over HTTPS adalah metode pengiriman permintaan DNS melalui koneksi HTTPS yang terenkripsi.

Pada sistem DNS konvensional, setiap permintaan pencarian domain dikirim menggunakan protokol DNS biasa yang relatif mudah dilihat oleh pihak lain di jaringan.

Dengan DoH, permintaan tersebut dibungkus dalam lalu lintas HTTPS yang sama seperti ketika Anda mengakses situs web yang menggunakan sertifikat SSL.

Akibatnya, pihak ketiga akan lebih sulit mengetahui situs apa yang sedang dicari atau dikunjungi oleh pengguna.

Teknologi ini pertama kali dikembangkan sebagai upaya meningkatkan privasi pengguna internet yang semakin terancam oleh berbagai bentuk pelacakan digital.

Memahami Cara Kerja DNS Tradisional

Sebelum memahami DoH lebih jauh, penting untuk mengetahui bagaimana DNS biasa bekerja.

Ketika pengguna mengetik alamat website pada browser, perangkat akan mengirim permintaan DNS ke server resolver.

Server tersebut kemudian mencari alamat IP yang sesuai dengan nama domain yang diminta.

Setelah alamat IP ditemukan, browser akan menggunakan informasi tersebut untuk membuka website tujuan.

Proses ini berlangsung sangat cepat sehingga pengguna hampir tidak menyadarinya.

Namun dalam banyak kasus, permintaan DNS dikirim dalam bentuk teks biasa tanpa perlindungan enkripsi.

Artinya, siapa pun yang memiliki akses ke jalur jaringan berpotensi melihat aktivitas pencarian domain pengguna.

Bagaimana DNS over HTTPS Bekerja?

DNS over HTTPS mengubah proses tersebut dengan menambahkan lapisan keamanan berupa enkripsi HTTPS.

Ketika browser membutuhkan informasi DNS, permintaan tidak lagi dikirim menggunakan protokol DNS biasa.

Sebaliknya, data dikirim melalui koneksi HTTPS yang telah terenkripsi.

Karena menggunakan mekanisme yang sama dengan lalu lintas web aman, informasi DNS menjadi lebih sulit untuk disadap atau dimodifikasi.

Bahkan penyedia jaringan lokal sekalipun tidak dapat dengan mudah melihat detail permintaan DNS yang dikirim pengguna.

Inilah alasan mengapa DoH sering dianggap sebagai salah satu teknologi penting dalam meningkatkan privasi online.

Manfaat Menggunakan DNS over HTTPS

Popularitas DoH meningkat karena menawarkan berbagai keuntungan yang relevan dengan kebutuhan pengguna internet saat ini.

1. Meningkatkan Privasi Pengguna

Keuntungan terbesar dari DoH adalah perlindungan privasi.

Permintaan DNS yang terenkripsi membuat pihak lain lebih sulit memantau aktivitas browsing pengguna.

Hal ini membantu mengurangi risiko pelacakan berbasis DNS yang sering dilakukan oleh berbagai pihak.

2. Mencegah Penyadapan Data

Pada jaringan publik seperti Wi-Fi gratis di kafe, hotel, atau bandara, pengguna sering menghadapi risiko penyadapan.

Dengan DoH, informasi DNS tidak mudah dibaca oleh pihak yang berada dalam jaringan yang sama.

3. Mengurangi Risiko Manipulasi DNS

Beberapa pihak dapat melakukan serangan DNS spoofing atau DNS hijacking untuk mengarahkan pengguna ke situs palsu.

Karena komunikasi DNS dienkripsi, risiko manipulasi semacam ini menjadi lebih kecil.

4. Mendukung Pengalaman Internet yang Lebih Aman

Kombinasi HTTPS dan DNS terenkripsi memberikan perlindungan tambahan terhadap berbagai ancaman siber yang memanfaatkan kelemahan sistem DNS tradisional.

Perbedaan DNS over HTTPS dan DNS over TLS

Selain DoH, terdapat teknologi lain yang memiliki tujuan serupa yaitu DNS over TLS atau DoT.

Keduanya sama-sama menggunakan enkripsi untuk melindungi permintaan DNS.

Perbedaannya terletak pada metode transportasi data.

DNS over TLS menggunakan koneksi TLS khusus pada port tertentu.

Sementara DNS over HTTPS memanfaatkan koneksi HTTPS standar yang menggunakan port 443.

Karena menyatu dengan lalu lintas web biasa, DoH sering dianggap lebih sulit dibedakan dari aktivitas internet normal.

Inilah salah satu alasan mengapa banyak browser modern memilih mendukung DoH secara langsung.

Browser yang Mendukung DNS over HTTPS

Saat ini sebagian besar browser populer telah menyediakan dukungan bawaan untuk DoH.

Beberapa di antaranya meliputi:

  • Google Chrome
  • Mozilla Firefox
  • Microsoft Edge
  • Brave Browser
  • Opera

Pengguna biasanya dapat mengaktifkan fitur tersebut melalui menu pengaturan privasi atau keamanan.

Proses aktivasi relatif mudah dan hanya membutuhkan beberapa langkah sederhana.

Penyedia DNS yang Mendukung DoH

Agar dapat menggunakan DoH, pengguna memerlukan resolver DNS yang mendukung teknologi tersebut.

Beberapa layanan DNS populer yang telah menyediakan dukungan DoH antara lain:

  • Cloudflare DNS
  • Google Public DNS
  • Quad9
  • NextDNS
  • AdGuard DNS

Masing-masing layanan menawarkan fitur tambahan yang berbeda seperti pemblokiran malware, filter konten, hingga pengaturan keamanan lanjutan.

Apakah DNS over HTTPS Memiliki Kekurangan?

Meskipun menawarkan banyak manfaat, DoH bukanlah teknologi yang sempurna.

Beberapa tantangan yang sering dibahas antara lain:

Kontrol Jaringan Menjadi Lebih Sulit

Pada lingkungan perusahaan atau institusi pendidikan, administrator jaringan sering menggunakan DNS untuk memantau dan mengelola akses internet.

Penggunaan DoH dapat menyulitkan proses tersebut karena permintaan DNS tidak lagi terlihat secara langsung.

Tidak Menjamin Anonimitas Penuh

DoH hanya melindungi permintaan DNS.

Aktivitas pengguna masih dapat diketahui melalui metode lain jika tidak menggunakan perlindungan tambahan.

Potensi Ketergantungan pada Resolver Tertentu

Sebagian pengguna memilih resolver DNS publik besar yang menangani jutaan permintaan setiap hari.

Hal ini memunculkan diskusi mengenai sentralisasi layanan DNS dan pengelolaan data pengguna.

Cara Mengaktifkan DNS over HTTPS

Secara umum langkah aktivasi DoH cukup mudah.

  1. Buka pengaturan browser.
  2. Masuk ke menu Privacy atau Security.
  3. Cari opsi Secure DNS atau DNS over HTTPS.
  4. Aktifkan fitur tersebut.
  5. Pilih penyedia DNS yang diinginkan.
  6. Simpan pengaturan.

Setelah aktif, browser akan mulai menggunakan koneksi DNS terenkripsi saat melakukan pencarian domain.

Apakah Pengguna Rumahan Membutuhkan DoH?

Jawabannya adalah ya, terutama jika Anda sering menggunakan internet untuk aktivitas sehari-hari.

DoH dapat memberikan lapisan perlindungan tambahan tanpa memerlukan perangkat keras khusus atau konfigurasi yang rumit.

Bagi pengguna yang peduli terhadap privasi digital, mengaktifkan DoH merupakan langkah sederhana namun efektif untuk meningkatkan keamanan saat berselancar di internet.

Kesimpulan

DNS over HTTPS merupakan inovasi penting dalam dunia jaringan modern yang dirancang untuk meningkatkan privasi dan keamanan pengguna internet. Dengan mengenkripsi permintaan DNS melalui koneksi HTTPS, teknologi ini membantu melindungi aktivitas online dari penyadapan, pelacakan, serta berbagai bentuk manipulasi data.

Meskipun masih memiliki beberapa keterbatasan, manfaat yang ditawarkan jauh lebih besar dibandingkan sistem DNS tradisional yang tidak terenkripsi. Seiring meningkatnya kesadaran akan keamanan digital, DNS over HTTPS diperkirakan akan menjadi standar yang semakin umum digunakan oleh browser, sistem operasi, dan penyedia layanan internet di masa depan.

Bagi pengguna internet modern, memahami dan memanfaatkan DoH merupakan langkah sederhana yang dapat memberikan perlindungan tambahan saat menjelajahi dunia digital yang semakin kompleks.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *